Barbie no stress

Bulan Maret yang lalu kembali saya berkesempatan berkunjung ke Bangkok, Thailand. Sudah tidak terhitung berapa kali negara ini saya kunjungi. Alasannya karena sebagai tempat berlibur negara ini menghadirkan banyak ragam kuliner dan pilihan hiburan dengan biaya yang tidak mahal, bahkan kalau dihitung-hitung biaya hidup saya di Bali bisa lebih tinggi daripada saat saya berada di Bangkok.

Saat berada disana, saya sempat berkunjung ke salah satu mal yang di atriumnya sedang berlangsung ulang tahun boneka barbie, Barbie 60th anniversary.

Aneka Barbie dari tahun ke tahun dipajang sebagai collection items. Bahkan mereka mengadakan kontes Barbie manusia. Sangat menghibur. Buat saya hanya sekedar melihat-lihat Barbie dengan beragam gaya dan jenis itu sesuatu yang menyenangkan dan membuat relax. Tanpa perlu mengeluarkan uang untuk membeli, cukup menikmati saat melihat jajaran Barbie beraneka jenis dengan harga yang tidak murah itu sudah lebih dari cukup.

Mungkin memang cuma khayalan, tetapi slogan Barbie can be anything itu bisa menginspirasi banyak orang, bukan hanya anak-anak kecil tapi juga orang dewasa yang datang ke pameran tersebut. Barbie saja bisa melakukan apapun, memiliki profesi apapun, dan yang menurut saya menginspirasi adalah wajah dari Barbie-Barbie ini semua terlihat bahagia.

Dahulu Barbie dikenal sebagai boneka gambaran kesempurnaan, tetapi sekarang Barbie dibuat dengan banyak versi termasuk beberapa versi yang memiliki tubuh tidak sempurna. Tetapi pancaran kebahagiaan dari wajah mereka tetap dipertahankan, dan itu menurut saya bisa mempengaruhi siapa saja yang melihat mereka.

Misalnya saat kita sedang merasa tertekan karena pekerjaan atau situasi hidup yang tidak sedang menyenangkan. Saat melihat pancaran senyum dari Barbie berkaki satu yang berdiri dengan bantuan tongkat, atau Barbie dengan pigmen kulit yang tidak rata disekujur tubuhnya itu bisa membuat kita merasa lebih tenang. Seperti gambaran bahwa hidup itu tidak selalu sempurna, tetapi bukan berarti kita tidak mensyukuri hidup dan menyia-nyiakan waktu terbuang begitu saja untuk berkeluh kesah.

Saya cukup lama berada di pameran itu untuk mengamati koleksi-koleksi yang hanya dipajang dan koleksi yang dijual. Dan anehnya setelah itu saya merasa lebih bahagia. Aura kebahagiaan yang terpancar dari sebuah boneka, benda tak bernyawa saja, bisa membuat kita ikut merasa bahagia, apalagi kalau kita mendapatkan hal tersebut dari mahluk hidup.

Belajar dari hal kecil ini saya berkesimpulan saat kita memancarkan aura kebahagiaan dari dalam diri, maka orang lain yang ada disekitar kita akan ikut merasakan kebahagian tersebut. Demikian juga sebaliknya.

Jadi ingat saja, saat kita merasa mulai tidak bahagia atau tertekan, bayangkan wajah Barbie dengan senyum bahagia mereka. Saya yakin sedikitnya itu akan membuat kita merasa lebih bahagia. Sesederhana itu.

Published by inyo

interior decorator, and master of ceremony

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: