Terbang bersama Baling baling bambu

11 May

Alasan menyesuaikam waktu kerja dengan jadwal penerbangan yang ada akhirnya membuat keputusan untuk menggunakan kembali layanan salah satu maskapai penerbangan yang menyediakan rute Surabaya Denpasar dengan pesawat kecil.

“Apaaaaaa? Naik baling baling bambu lagi? Oh noooo”

“Gak ada pilihan Nyo, jam yang cocok sesuai permintaan kamu yang ada cuma itu”

Ok, baiklah. Semoga kali ini semua berjalan lancar mengingat lebih dari dua kali rute Surabaya Denpasar ini selalu delayed panjang di malam hari.

***

para penumpang bla bla bla pesawat anda akan diterbangkan pada pukul bla bla bla karena alasan operasional bla bla bla

Intinya delayed 30 menit.
Waktu berlalu, akhirnya boarding juga,

Karen sudah sangat ngantuk akhirnya terlelaplah saya dalam mimpi singkat sampai akhirnya terdengar suara mesin pesawat semakin keras tanda siap take off. Tapi tiba tiba…. Pilot seperti mengerem dan jalannya menjadi perlahan. Hmm ada yang gak beres sepertinya. Dan benar, pesawat keluar dari run away dan suara pramugari menjelaskan bahwa pilot memutuskan untuk membatalkan lepas landas karena alasan operasional.

Maka baliklah kita semua ke terminal, dan kegalauan muncul. Ada yang marah marah, ada yang diam saja berayukur karena paling tidak lebih aman batal take off daripada kenapa kenapa. Dan ada juga yang rebutan colokan listrik untuk ngecharge mobile phone masing masing, saya salah satu diantaranya.

Setelah berusaha mencari tiket lain namin gagal karena kebetulan keesokan harinya adalah hari libur nasional, maka penuhlah itu rute ke Bali, terdengar panggilan boarding kembali.

Berharap pesawatnya diganti, namun apa daya senyum pramugari yang menyambut kita sama seperti sebelumnya. Pasrah. Astungkara semoga semua selamat.

Ipod segera disiapkan dan mencari playlist lagu gereja, lagu penyembahan. Giliran takut baru ingat Tuhan hahahaa. Dan selama perjalanan gak bisa tidur lagi, lebih konsentrasi. Kepanikan ini muncul karena masih keingat belum lama ada salah satu pesawat dari maskapai ini yang jatuh di dekat bandara ngurah rai.

para penumpang yang terhormat saat mendarat sudah dekat bla bla bla

Legaaaaaa, sudah mau sampai, dan tiba tiba
“Arghhhhh…. Arghhhh….”
Suara teriakan penumpang bikin kaget dan bikin panik diri sendiri karena turbulensi yang sangat keras.

Keras banget dan beberapa kali. Makin paniklah penumpang. Tapi puji Tuhan akhirnya mendarat dengan selamat.
Seumur umur terbang baru kali ini ngalamin rasa takut…. Takut mati lebih tepatnya. Belum bertobat jadi ngeri kalau sudah harus menghadap yang Kuasa.

Lagu gereja masih berkumandang di kuping, setelah landing langsung ganti lagu duniawi , butuh relax hahaha. Emang gak kapok ya, ingat Tuhan cuma kalo lagi panik aja hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: