konflik ababil

17 May

lagi enak enaknya berendam dengan air hangat, ditemani versi jazzy lagu true color plus cahaya lilin lilin aja, sambil bermain twitter, bb di tangan bunyi, tanda ada panggilan contact bbm.

kirain orang yang ditunggu… ternyata mantan pacar. ok

mantan pacar lg kangen kangenan.. duh duh.. saya gak mau cari perkara, dan untung dia mengerti, jd tutup buku.

bb bunyi lg…. mantan pacar lainnya.
yang ini aman. ibu ibu beranak satu yang lagi tumbuh menjadi abg sedikit labil.
seperti biasa minta sesi konsultasi.
setelah mengeluh opa dan oom anaknya sudah sibuk dengan urusan sendiri, jadi berkurang waktu untuk anaknya sekarang dia hadir dengan permasalahan lain.

hehhhhhhhh… sadar gak sih,
1 saya ini single dan tidak punya anak
2 siapa yang suruh dulu main main kenti gak pake kondom? hamdun jadinya
3 pacar ababil aja berakhir saya selingkuhin gimana bisa ngurus anak ababil?

tapi demi kepuasan client terpaksa saya ladenin.
konsiltasi dimulai:
“anak ku ini pingin ke bali bareng temen temennya, cuma ini bukan temen yang seumuran, mereka itu sudah lebih besar sekitar 17 tahun, mau farewell party, aku kan was was, gimana ya nyo” curhat ibu muda yang diambekin anak ababilnya karena gak diijinin ke bali dengan teman seperguruannya.

“hmmmm repot ya. gini deh bilang sama dia, kali ini kamu belum bisa pergi sendiri, umur kamu masih 14 tahun. kalo perginya bareng sekolah seperti study tour kemarin masih gak apa apa, tapi kalo pergi sama temen temen kamu yang mau perpisahan sekolah itu mama gak ijinin. kamu boleh bebas kemana mau pergi nanti kalo sudah cukup umur, sudah 17 tahun dan sudah bisa bertanggung jawab….. perlu diingat ya jeng anak mu ini masih labil, sekarang kalo dia ngambek biarin, gak semua keinginannya diturutin, kecuali mau anak kamu jadi lepas kontrol ya terserah, sayang anak bukan dengan manjain anak, tapi kasih sesuatu yang nanti berguna kalo dia sudah mikir dewasa” … adegan ini terjadi sambil keluar dari bathtub dan handukan.

yooloooooo dosa apa ini, gak ikut punya anak tapi direpotin sama mama si anak.
selama ini saya mengurus dua anak saya pronto dan carino aja sudah mau bikin lepas jantung, ya gimana ini anak manusia?

tapi setelah rebahan, saya berpikir…. ” lucu juga ya jadi ayah ayahan, bisa sok sok nasehatin anak, ahaaaa, saya berbakat sepertinya” tapi kalo dipikir ribetnya? no way …. tidak… tidak… rempongggggg

tarik selimut, matiin lampu, tidur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: