gift from santa

7 Jan

adalah gak ada tuh rencana liburan natal ke singapore, tapi gak tahu kenapa muncul di pikiran pingin natalan sama nyokap di singapore. dan jadilah belanja tiket dadakan.
hujan lagi seru serunya tercurah kayak berkat di kota ini. tapi ya nama juga orang liburan, mau hujan batu juga dijabanin jalan jalannya.

serunya jalanan yang full dengan dekorasi natalnya, makanan makanan enak menggugah selera, dan tentunya mata yang terpuaskan oleh sale brand favorite,juga mahluk mahluk indah ciptaan Tuhan menambah seru liburan ini.

yahhhh namanya juga jalan jalan sama nyokap ya. jam 10an malam dia sudah pingin istirahat. jujur sih kaki ini juga pegal. tapi mengingat ada satu tempat belum saya datangi jadilah setelah mandi dan kembali segar kaki ini melangkahkan kaki menuju tempat “suci”. kata salah satu pengikut sekte ini sih sebut saja namanya “bilik cinta” hehehehehe… yahh walaupun menurut saya lebih tepatnya sih namanya “lorong asmara”, karena banyak sekali yang mencari bayang bayang penuh gelora asmara dalam kegelapan senja.

setelah beberapa waktu bekumpul dengan sekte ini, kok tiba tiba dalam bayangan kelam muncul sesosok gelap mahluk manis yang setelah dibawa ke tempat terang emang gelap tapi untung manis (siap siap kena gampar). serundeng serundenggggg…..dia bukan gelapgenic, cuma gelap aja. kita ngobrol in English aja gitu, dengan alasan saya pikir dia produk negeri jiran. ternyata….. ya udah lah yaaaa….. cintailah produk produk dalam negeri.

tujuan berikutnya… pulang ke hotel masing masing, tapi ya kok taxi udah lewat berapa kali tetep gak ada yang mau berinisiatif nyetopin. berakhir makan lagi dengan menu yang ya oloooooooooooo…. woiiii kira kira dong. sudah dapat dipastikan makanan ini akan berakhir terlantar. emang sih gak enak tapi alasan utamanya karena mahluk hidup di depan saya ini lebih enak.

saya yakin karena kelas terbang yang tinggi dia sangat pinter menginterogasi. dan sebagai akor kawakan sudah sepantasnyalah saya memberikan jawaban jawaban diplomatis bak kontestan miss missan. ehhhh dia percaya dong… dalam hati “nohhhh makan tuh jawaban spektakuler”

karena waktu sudah tidak bersahabat lagi, kita mengakhiri perjumpaan ini.

nomor telepon sudah ditangan,waktunya bermain peran, capek main api apalagi main hati.
malamnya peran sebagai pacar saya lakoni… sms sms asmara bak remaja belia saling berbalas, dan janjian ketemu di TKP besok malamnya.

ok hati ini gak bisa bohong…. gak mau main hati tapi hati sudah bermain.
satu satunya cara tinggal menunggu gimana kelanjutannya. lanjutin apa gak. ada perbedaan waktu sejam lho.
pengalaman long distance yang panjang sudah pernah bikin hati ini seperti sambal goreng hati, pedes pedes enak gimana gitu.

malam itu saya tidur dan bilang “thank u santa for the gift”
emang sih kadonya gak dibungkus pita, gak dikasih ornamen macam macam, tapi santa udah kasih yang terbaik, santa kasih sesuatu yang sebenernya dia butuhin banget untuk dirinya sendiri.
santa kasih saya….pit hitam🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: