love is in the air… pretttt

11 Oct

sebelahan dengan orang yang pas dan menyenangkan, apalagi cakep dalam pesawat, huh..itu hanya ada di film film. udah deh gak usah ngarap. ada juga seringnya saya terbang dengan penumpang disebelah itu ibu ibu yang suka banyak nanya dan kadang lengkap dengan wewangian khas bernuansa kesehatan bernama balsem atau minyak angin.

tapi kali ini bagian dari perjalanan ke Shanghai memberikan saya kesempatan duduk disebelah anak kecil dengan ibunya yang sepertinya sudah putus harapan ngurusin anak hyper active.

mungkin karma saya yang dulunya kata orang orang gak bisa diem dan jahil, yah hyper active lah bahasa kerennya, sekarang berbuah nyata.

dari gak mau pake seat belt, buka tutup lipatan meja depan kursi, teriak teriak ngoceh gak jelas, sampai terakhir sandaran tangan pembatas saya dan anak bengal ini dapat giliran. kesabaran saya mulai diuji.

“dek gak boleh bandel ya” nada manis setengah datar dengan senyum dipaksakan. karena ini anak kecil jadi mau gak mau harus senyum demi efek psikologi si anak.

“dek…pesawatnya gak bisa terbang kalo km bandel lho” mulai ngegas seiring suara jet pesawat yang mulai bising

“dek jangan, nanti tante di depan bisa marah” melihat bule di baris depan yang lipatan meja belakang kursinya dimainin mulai noleh noleh

dan…..

“ibu, bisa minta tolong gak anaknya diurusin?” melirik tajam ke ibunya yang akhirnya memaksa anaknya pakai seat belt lengkap dengan longlongan si anak meronta ronta beradu dengan suara jet pesawat yang siap take off

saya sadar sepenuhnya penggunaan ipod dan electronic devices lainnya dilarang pada saat take off dan landing, tapi apa boleh buat, kuping saya gak tahan. kalo sampe ditegur cabin crew saya akan minta mereka handle aja dulu ini anak baru urusin ipod saya.

akhirnya si jagoan mulai kehabisan tenaga, dia pun tertidur… dipangkuan ibunya… dan pas saya lirik si ibu juga tertidur. yah rugi deh beli seat untuk anak ini. sementara bapaknya lagi ngurusin dua anak lainnya di deretan seberang.
hmmm mudah mudahan nanti kalo sudah gede anaknya gak ribetin bapak ibunya lagi ya. ahh tapi mereka berduit, sudahlah paling juga di rumah ada suster, gak usah dipikirin.

dulu saya hyper active tapi sekarang jadinya hyper sex… in a good way tentunya, kalo gak percaya coba cek para korban. *mulai ngelantur karena stress. kita sudahi saja tulisan ini.

(nulis karena gak bisa tidur ditemani turbulensi ringan dan lagu mandarin, biasain kuping sebelum nyampe Shanghai)

2 Responses to “love is in the air… pretttt”

  1. Aero December 16, 2011 at 12:54 pm #

    L.O.V.E Is on the Air, title-nya sepintas membuat berpikir, bahwa the writer has crushed to someone or at least has something pertaining love to be told. so, where’s the love anyway ?

  2. seno May 2, 2013 at 2:32 am #

    huahaha….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: