suatu hari di jogja

14 Sep

Adalah liburan kali ini memilih untuk ke Jogja. Udah lama juga gak ke kota gudeg, becak, dagadu, batik, keraton, taman sari, malioboro, dan berbagai atribut terkenal lainnya yang disandang kota pelajar ini.

Mencari ketenangan jadi tujuan utama disamping bonus bonus tujuan lainnya 🙂 maklum sudah sekitar 6 bulan gak keluar Bali untuk penyegaran batin dan pikiran.

Dan perjalanan pencarian ketenangan ini dimulai…

Dari teman yang punya TX travel agent, dapatlah tiket perjalanan di tanggal 10 september ’10, artinya Lebaran hari pertama.

Dari teman yang lain dapatlah hotel hasil rekomendasi yang sangat fantastis… Cuma 200 ribu aja.. Ok, kata temen hotel ini nyaman kok. Tenang, gak berisik, gak bising kenderaan. Bagus.. Imajinasi udah bermain, sepertinya budget hotel ini ok sekali.. Hebat juga ini teman bisa nemu tempat semurah ini dengan iming iming kenyamanan kelas bintang 5.

Jam 4 subuh sudah bangun, karena jadwal berangkatnya 6:10am. Setelah menempuh perjalanan ke bandara I Gusti Ngurah Rai sendiri, dan memastikan mobil terparkir dengan aman, berangkatlah ke Jogja. Syukur sekali gak ada yang namanya delay. Dan dengan tertidur nyenyak, sampailah di bandara Adi Sucipto Jogja.

Taxi yang mengantar ke hotel ini harus berputar lewat jalan2 kecil karena beberapa jalan utama ditutup untuk keperluan Sholad Idul Fitri.

Sampai di jalan Sosrowijayan, sopir taxi bingung, mana pula ini hotel bintang 5, akhirnya keputusan menelpon si pemilik hotel jadi jawaban yang pas.

Masuk gang kecil ternyata.. Wadohhhh jalan masuknya lumayan. Dan begitu ketemu hotelnya kamar pesanan belum siap, akhirnya pinjem kamar temen yang lagi ke Solo.. Oh My God, kok kayak kamar mandi sih?????? Semua dinding kamar dipasangin keramik, tempat tidur dan bantalnya sungguh sangat fantastis kerasnya 😉 wah becanda ini teman, bisa bisanya cari hotel kayak gini. Ok saya butuh mandi biar segar… Dan sesuai pesan bawalah handuk sendiri, masuklah ke kamar mandi. WHATTTTTT????? Pake ember??? Dan gak ada air panas??? Bener bener ya temen ini ngerjain. Ini kan liburan boleh dong nginap di tempat yang bener bener buat relax?

Siang jam 1 kamar yang sesungguhnya siap. Ahhh ini lebih parah, gak ada AC dan bau rokok… Kamar mandi? Sudah jangan ditanya, bikin emosi. Ok tunggu pembalasan ya teman.. Liat aja nanti..

Malam pun tiba setelah makan malam maunya pulang istirahat baru lanjut cari jajanan malam malam semacam wedang ronde.. Dan suksessss pintu kamar gak bisa kebuka… Hmmmmmm saya butuh udara segar, emosi tertahan ini akan segera meledak.. Tapi untung ingat tulisan Ajahn Bhram, kalo ketemu situasi yang gak bisa diapa apain ya sudah diam aja… Dan benar itu lebih menenangkan.

Akhirnya bisa juga menikmati wedang ronde tengah malam. Ditengah tengah asyiknya menikmati suasana malam, dengan manisnya duduklah biduanita kewanitaan kecrekan  disebelah teman yang memang gampang senewen ini …. Hohohohoo.. Kapok.. Bukan saya yang balas keisengan dia mencarikan hotel, tapi karma yang dia dapat 🙂

Berakhir dengan pura pura nambah kacang, makan cepat cepat dan balik ke hotel 🙂. … Hmmm kembali dengan kamar yang gak bisa kebuka pintunya… Tarik napasssss…… Sedikit usaha dari teman dan berhasil… Ok selamat malam Jogja. Mari nikmati tidur di kamar hotel dengan gaya kamar mandi ini. Tenang besok saya pindah hotel.. Dan hotelnya jauhhhhh lebih bagus… Dan buat kamu teman, tunggu karma buruk kamu akan mendapat ganjaran yang setimpal 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: